02. Mei 2009 · 5 comments · Categories: ArcView 3.x · Tags: ,

Meskipun sudah ada platform penggantinya, ArcView 3.x masih tetap banyak digunakan oleh pengguna software keluaran ESRI. Mungkin karena lebih ringan dan sederhana dibandingkan dengan ArcGIS, ArcView 3.x masih tetap diminati.

Belakangan ini sedang marak software portable. Umumnya sih software yang dibuat portable berupa utility yang ringan-ringan, internet browser, office, dll. Namun ternyata ada juga yang membuat software GIS portable seperti ArcView, MapInfo, Autocad, dll. Namun karena kebutuhan setiap orang itu berbeda, saya menilai software portable yang ditawarkan tidak dapat saya gunakan karena tidak memuat tools/ekstensi yang saya pakai. Karena tujuan penggunaan software GIS berbeda, praktis tidak bisa dibuat software ArcView 3.x portable yang menjawab semua kebutuhan. Oleh karena itu, mengapa tidak membuat ArcView portable sendiri. Kita bisa membuat ArcView portable yang memiliki utiliti/ekstensi yang kita perlukan (serta membuang yang tidak diperlukan).

Berikut adalah tahapan yang bisa digunakan untuk membuat ArcView 3.x portable.

1. Download perangkat lunak pembuat Poratle Apps.

Saya gunakan Thinstall.VS.v3.348.0.0

Download di SINI atau di SANA

2. Siapkan OS Windows yang clean.

Lebih baik gunakan yang baru fresh diinstal, belum ada aplikasi macam-macam. Saya sangat menyarankan untuk mengugnakan OS Windows di Virtual Machine, misalnya menggunakan VirtualBox atau virtual machine lainnya. Jika anda memilih melakukan GHOST komputer anda ke saat fresh install window pun tidak masalah.

3. Install Thinstall.VS.v3.348.0.0 yang sudah didownload pada Langkah 1.

4. Jalankan Thinstall.VS.v3.348.0.0

5. Lakukan Pre-Scan

01

Klik pada tombol Start >> pada gambar di atas

6. Tentukan Drive yang registrinya akan di Scan

02

Pada gambar di atas misalya dipilih drive C

7. Jendela Thinstall Jangan ditutup. Install ArcView dan semua ekstensi yang diperlukan.

  • Instal ArcView seperti biasa
  • Masukan lisensi sebagaimana mestinya
  • Install ekstensi 3D Analyst, Spatial Analyst, Network Analyst, Image Analyst jika diperlukan
  • Copy paset file-file ekstensi (AVX) yang biasa digunakan ke folder EXT32. Misalnya XTools, X-ArcInfo, ET36, dsb. Daftar AVX yang sering digunakan contohnya dapat dilihat di The Most Used ArcView 3.x Extensions.
  • Jika perlu restart saat instalasi, lakukan restart. Aplikasi Thinstall jangan ditutup, biarkan saja terbuka.
  • Test ArcView sampai yakin bahwa semua fungsi berjalan sempurna tanpa harus ada konfigurasi dll.
  • Sebagai catatan, jika ArcView sudah dibuat portable Apps, kita sudah tidak bisa mengubahnya kembali. Jadi jika terpikir ingin ekstensi tertentu, pasanglah sekarang.
  • Jika kita sudah restart, di Thinstall akan ada pilihan apakah akan membuat snapshot baru atau tidak. Pilihlah Load Previously stored snapshot and continue installation process.
  • Jika paket data ingin dimasukan, misal untuk latihan atau workshop, simpan data di direktori tempat ArcView diinstal.
  • Jika ArcView sudah terinstal dan berjalan sempurna. Lanjutkan tahapan berikutnya.

8. Lakukan Post-Install Scan

06

9. Pilih software-software yang berhubungan dengan ArcView.

Perlu diperhatikan bahwa untuk menjalankan keseluruhan fungsinya, ArcView sangat tergantung kepada EXE lain. Sehingga pada langkah ini perlu dipilih dengan teliti. Sangat disarankan pada saat melakukan installasi ArcView, lakukan semua tahapan sesuai prosedur. Termasuk jika ArcView meminta restart, maka lakukanlah.

08

Pada gambar di atas, jangan lupa set Primary Data Container sebagai tempat penyimpanan semua file yang diperlukan. Saya pilih ArcView GIS 3.3.exe.

10. Pilih direktori tempat menyimpan file paket

11. Setup Capture Complete.

Jika mendapat pesan ini, proses pembuatan ArcView 3.x portable masih belum selesai. Yang kita lakukan hanya mengumpulkan semua file yang diperlukan agar ArcView 3.x berjalan dalam folder tempat paket disimpan pada Langkah 10. Perlu dilakukan beberapa tahapan berikut.

12. Buka folder tempat menyimpan paket

13. Edit file Package.ini (Jika perlu)

12

Edit file Package.ini dengan NOTEPAD. Salah satu web menyarankan melakukan edit file Package.ini ini sbb
- Ganti CompressionType=None dengan CompressionType=Fast
- Ganti DirectoryIsolationMode=WriteCopy dengan DirectoryIsolationMode=Merged

14. Salin file #attributes yang ada di folder %Desktop% ke folder yang terdapat file build.bat

15. Jalankan buil.bat

Proses ini adalah yang paling lama. Tunggu sampai proses BATCH berupa layar hitam putih selesai.

16. Dapatkan file ArcView Portable di folder BIN.

Di folder BIN akan ada beberapa file EXE.

13

17. Copy isi folder BIN ke tempat anda ingin menyebutnya sebagai ArcView 3.3 Portable.

18. Test ArcView 3.x Portable yang telah dibuat.

Lakukan test di berbagai tipe windows, XP berbagai SP, atau Vista sehingga kita tahu apa batasan portable apps yang telah dibuat.

Sebagai gambaran, waktu pembuatan ArcView yang saya lakukan kira-kira sekitar 1 jam. Waktu yang paling lama adalah membuat virtual OS dan menginstal Window di dalamnya (meskipun tidak harus dengan virtual OS).

Selamat mencoba

  • Dwi Prabowo YS

    Mas Beni,

    Saya mencoba bikin ArcView portabel pake Thinstall menggunakan win7. tapi kok gak berhasil ya? sampai dengan tahapan editing Pakace.ini sudah berhasil. Tapi ketika build.bat-nya di run kok gak berhasil? Apakah ada saran? atau mungkin ada Thistall yang khusus untuk win7?

    Salam Rimbawan,

    Dwi

    • GISTutorial.NET

      Komen sudah dibalas Author di blognya sendiri

  • bulan

    kok ga bisa di download ya…..????

    • GISTutorial.NET

      Mohon maaf, maklum kita menyimpan file2 di tempat gratisan. Tunggu konfirmasi berikutnya, sedang kita upload ulang

    • GISTutorial.NET

      Silakan bisa didownload di http://downloads.ziddu.com/downloadfile/3406986/Thinstall.VS.v3.348.0.0.Full.rar.html
      Tapi itu adalah uploadan pihak lain sehingga kami tidak bertanggungjawab berkaitan dengan isinya.
      Please reply jika ada pengalaman yg bisa dibagi terkait Thinstall