28. Juli 2010 · 12 comments · Categories: ArcView 3.x · Tags:

Menimbang bahwa ArcView adalah perangkat lunak yang masih banyak digunakan, kami coba untuk membuat tutorial singkat untuk menggunakan ArcView untuk membuat garis kontur dari data DEM. Berikut tahapan yang bisa di lakukan:

Download tutorial format PDF

Tahap Persiapan
1. Buka ArcView
2. Aktifkan ekstensi Spatial Analyst dan ET36. Spatial analyst berguna untuk membuat garis kontur, ET36 akan digunakan untuk menghaluskan garis kontur.
3. Buat sebuah view dengan Map Unit METER. Oleh karena itu, data DEM yang akan digunakan harus sudah terproyeksi, misalnya dengan system proyeksi UTM
4. Tambahkan data DEM dengan pilihan DATA SOURCE TYPES : Grid Data Source
Contoh data yang tampil di View adalah sebagai berikut

Tahap Pembuatan Kontur

5. Membuat kontur di ArcView 3x dapat dilakukan dengan Spatial Analyst atau 3D Analyst. Pada kesempatan ini digunakan Spatial Analyst
6. Klik pada menu SURFACE > CREATE CONTOURS
7. Isi Contour Interval dengan 10 dan Base contour: 0
Angka 10 menunjukan berapa interfal garis kontur yang akan dibuat. Kita sebaiknya mengikuti kaidah kerapatan vertical garis kontur. Untuk peta skala 1:50.000 sebaiknya digunakan interal garis kontur 25m, untuk peta skala 1:20.000 sebaiknya gunakan interval garis kontur 10m.
Base contour menunjukan berapa tinggi angka 0 pada data DEM terhadap referensi kajian kita. Isi dengan anaka 0 (nol) jika referensi angka 0 pada garis kontur yang akan dihasilkan sama dengan referensi 0 (nol) pada DEM

Klik OK
8. Sebuah theme baru berupa garis kontur terbentuk seperti contoh berikut

Tahap Penghalusan Kontur
Garis kontur pada gambar terakhir di atas tidak terlalu rapi. Garis kontur yang biasanya digambarkan smooth terlihat kaku. Untuk menghaluskan garis kontur (atau tema-tema garis lainnya) bisa digunakan ET36

9. Nyalakan ekstensi ET36. Klik EDIT THEME. Pilih theme garis kontur yang akan dihaluskan, Klik OK. Sebuah toolbar editing akan muncul.

Klik pada Start Editing

10. Klik pada ikon G_D_S_F (Generalize, Densify, Smooth, dan Flip). Yang akan kita gunakan adalah Smooth

11. Pilih Function SMOOTH, Toleransi 50m (misal) dan Klik pada SMOOTH
12. Sebuah garis kontur yang halus dan enak dipandang akan terlihat
13. Klik OK untuk menutup dialog G_D_S_F
14. Klik CLOSE untuk keluar dialog ETPolyline
15. Klik EXIT untuk keluar dari dialog ET36
16. Berikut contoh hasil smoothing

Garis abu-abu: Garis kontur sebelum diedit oleh ET36
Garis Kuning: Garis kontur setelah diedit oleh ET36

Tahap Supervisi

17. Proses penurunan garis kontur dari DEM harus di-supervise, tidak bisa hanya mengandalkan otomatisasi computer. Supervisi harus dilakukan secara manual untuk melihat
- Supervisi dilakukan secara manual
- Apakah ada START dan END dari sebuah polyline yang tidak smooth.
- Apakah ada garis kontur yang overlapping
- Apakah ada garis kontur yang panjangnya tidak signifikan, misal hanya beberapa meter saja. Garis kontur yang teramat pendek bisa dihilangkan dengan memilih threshold panjang tertentu, kemudian garis yang memiliki panjang tidak lebih dari batas akan dihapus

Download tutorial format PDF

Have fun
admin.gistutorial@gmail.com © 2010

  • Nuno3_ub

     cara supervisenya gimana mas?

    • Anonymous

      Supervise yang bisa dilakukan adalah
      - Smoothing
      - Menghilangkan garis kontur yang aneh. Misalnya cari di attribute tabel yang panjangnya < 50m
      - Mengedit beberapa bagian gari skontur yang tidak logis, seperti pertemuan gelang garis kontur yang terlalu tajam
      - dsb

  • Nuno3_ub

     cara supervisenya gimana mas?

  • asolole

    apabila untuk ishoyet curah hujan bisa ???

    • Anonymous

      Isohyet dilakukan dengan cara yg berbeda karena sumbernya adalah point. Praktek yg umum biasanya langsung diprediksi dari data point (stasiun) ke grid. Setelah jadi grid tahapan selanjutnya mirip dengan bagian akhir posting ini.

  • asolole

    apabila untuk ishoyet curah hujan bisa ???

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100000137367178 Subur Verdade

    saya ingin menanyakan bagaimana membuat peta kontour dari data GPS terimakasih sebelumnya

    • GISTutorial.NET

      Menurunkan data kontur dari hasil survey GPS sangat memungkinkan dengan beberapa alternatif. Salah satunya adalah dengan melakukan survey titik tinggi. Kemudian titik-titik tinggi tersebut dipetakan dengan GIS. Dengan spatial analyst kita bisa membuat Model Elevasi Digital (DEM) dari titik-titik tersebut. Jika DEM sudah dibuat, maka kita bisa membuat garis kontur sesuai dg interval yg diinginkan. Saya belum bisa detail karena belum tahu perangkat lunak yang digunakan Bapak.

  • http://balurannationalpark Ade Cokin

    bagaimana caranya mendapatkan ET36-nya Mas? tolong berikan informasinya, Trims
    Catatan sy sdh punya garis kontur yg blm bs dibuka utk menjadi peta kelas lerengnya.

  • poppy

    Saya ingin membuat peta luas baku lahan sawah, saya minta tolong dikirimkan peta RBI dan peta dasar Kabaupaten Pangkep SULSEL di email ini : poppymekar@yahoo.co.id

  • muklis

    Pak sy ingin menanyakan bagaimanakah cara membuat peta genangan atau rendaman dari data DEM SRTM? terimakasih sebelumnya.