Pada tutorial ini kita membahas bagaimana membuat prediksi nilai kedalaman air tanah dengan menggunakan pengamatan kedalaman air tanah pada sumur-sumur yang tersebur cukup merata. Selanjutnya, kita coba menganalisa apakah nilai-nilai kedalaman air tanah tersebut ada korelasinya dengan parameter spasial lain, yakni keberadaan sungai dan pemukiman? Di dalam tutorial ini kita menggunakan analisa geostatistik (spline) untuk interpolasi 2D, Analisis Spasial untuk perhitungan jarak lurus dan transfer atribut dari GRID ke point, serta contoh tampilan analisa statistik di MS Excel.
-
Siapkan data. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini terdapat data survey kedalaman air tanah dari sumur-sumur pengamatan di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan (ini Cuma data simulasi, bukan data ril).

-
Kita coba buat interpolasi 2D untuk menduga sebaran kedalaman air tanah di seluruh Kota Banjarbaru. Kita coba gunakan algoritma SPLINE. Cari di ArcToolbox fungsi SPLINE tersebut seperti tampak pada gambar di bawah. Jalankan fungsi SPLINE tersebut.

Search :