Membuat Basemap GPS Garmin
Pebruari 16th, 2009
Adalah sangat menarik jika kita bisa menyisipkan basemap buatan kita sendiri ke dalam GPS Garmin. Basemap yang diberikan oleh Garmin secara default memiliki skala kecil yang sangat tidak akurat dipakai di lapangan. Jika kita memiliki data dasar dalam format shapefile dari peta skala 1:50.000 atau bahkan 1:25.000, kita bisa membuat peta dasar untuk GPS Garmin buatan kita sendiri.Tahap 1: Download software
Software yang digunakan untuk membuat Basemap GPS Garmin adalah CGPSMapper, GPSMapEdit, dan SendMap. Ketiga software tersebut dapat didownload di http://www.ziddu.com/download/3177112/Garmin.rar.html
Tahap 2. Membuat peta
- Jalankan GPSMapEdit dengan klik pada mapedit.exe
- Import file shapefile dengan menu File > Import > ESRI (*.shp)
- Browse file shp yang ingin dimasukan dalam peta
- Tentukan select type of objects. Jika shapefile kita terdiri dari legenda bertingkat, gunakan from field dan pilih field pembeda antar fitur.
- Jika ingin label ditampilkan, aktifkan select field for labels dan pilih field sebagai label
- Tentukan select source coordinate system yang bersesuaian dengan data shapefile
- Pilih level zoom
- Lakukan impor ulang ke menu File > Import > ESRI (*.shp) untuk file yang lain jika perlu
Contoh Map…

9. Atur Map Properties, sebagai contoh gambar di bawah ini

10. Simpan file map
Tahap 3. Ekspor ke format IMG
- Lakukan ekspor file ke format IMG dengan menu File > Export > Garmin IMG / CGPSMapper.exe
- Tentukan tempat penyimpanan file IMG, tentukan lokasi file CGPSMapper.exe, dan klik RUN
- Tunggu beberapa saat hingga hitungan menit
- Tunggu sampai ada pesan bahwa proses sudah selesai

Tahap 4. Upload ke GPS Garmin
- Jalankan sendmap2.exe
- Add maps, pilih file IMG yang telah dibuat pada tahap 3.
- Tentukan port, misalnya com1. Klik Connect ke GPS
- Jika yakin semua sudah OK, Klik pada upload selected maps to GPS.
Tips:
- Untuk memudahkan symbology, shapefile yang memiliki berbagai tingkatan simbol sebaiknya dipisahkan menjadi beberapa file terpisah. Sebagai contoh untuk file jalan, sebaiknya pisahkan menjadi shapefile berbeda untuk jalan arteri, jalan lokal, jalain lain dan jalan setapak. Pada saat import ke GPSMapEdit setiap file dapat memiliki simbol berebda.
- Ekspor file map ke IMG mungkin akan error jika terlalu banyak grid yang diekspor karena terlalu banyak file yang diimpor. Buat beberapa region untuk lingkup provinsi untuk meringankan CGPSMapper. Pada GPSMapEdit dapat digunakan icon TRIM.
This post is copied from www.raharjo.org
Related posts:
- GIS and Remote Sensing Journal
- Basemap GPS Garmin Kalimantan Selatan
- Arcmap: Membuat Peta Lereng dari Kontur
- MobileMapper Office Versi 2.7
- Membuat Sistem Koordinat TM3
- (English) ArcGIS: Membuat Shapefile di ArcMap
Kategori: GPS, Perangkatkeras





bermanfaat banget nih…thanks Ben…
izin download bos, perlu dicoba nich. thank u
Mas, waktu saya upload ke GPS masih belum bisa masuk ke card gps, padahal informasi di aplikasi CGPSMapper.exe terlihat succes.
Upload basemap disimpan di GPS tidak di Card. Coba cek ulang dengan set Basemap anda.
saya coba upload format img nya. di program sendmap kelihatannya sukses ter upload tapi basemap yg saya buat tidak muncul di GPS, saya gunakan Garmin GPSmap 76 CSX.
Teman saya juga dulu memiliki kendala yang sama dengan GPSMap 76 CSX. Ternyata setting ZOOM belum optimal yaitu terlalu besar. Coba zoom se besar-besarnya mudah2an muncul petanya saat zoom sudah besar. Saat membuat Basemap ada pilihan zoom di level berapa. Silakan coba saja kalau mau mengubah agar peta tampil pada zoom yang sedang atau kecil sekalipun.
Sekedar mengingatkan zoom besar berarti kita melihat basemap skala besar misalnya satu petak tanah, sedangkan zoom kecil berarti melihat basemap skala kecil miaslnya satu provinsi masuk.
Ben, makasih infonya. Makin diubek-ubek mataku makin melek. Sorry baru muncul. Baru turun gunung nih. Tks 4 all.
>>> Admin
Sama-sama Kang
Matur nuwun
>>> Admin:
Sami-sami
berarti banget ni infonya,makasih ya
hehehe…….
software yang dulu akang kasih nuhun nuhun nuhun
Admin yth. Terimaksih untuk artikelnya yang sangat bermanfaat (apalagi gratis). Saya sudah test dan berhasil. Sayangnya (menurut percobaan saya), Mapedit hanya bisa mengenali 5 warna (utk polygon). Walaupun di pilihannya tersedia puluhan, tetapi ketika di-export tetap saja ada polygon yang hilang (tidak tampil di layar GPS). Saya juga sudah mencoba cara manual (dengan memberikan kode hexa yang berbeda untuk masing2 warna/polygon, tapi memberikan hasil yang sama. Kenapa ya?
Selanjutnya, Ada artikel (tutorial) bikin routable basemap for garmin GPS ? Kalo ada, tolong dimuat. Saya mau nyoba bikin (yah, nambah2 ilmu). Dalam manual Mapedit memang ada petunjuknya, cuman terlalu njlimet. Apalagi kan manual tsb pake bahasa “Jawa” ……
Best Regards.
Thanks Paniki telah berkunjung.
Saya telah mencoba template warna. Benar, masih ada keterbatasan device garmin untuk dapat mengenali warna-warna yang ada di Mapedit. Jawabannya saya sendiri tidak tahu, swear !
Routeable basemap belum pernah kita coba di lab kita. Sepertinya memungkinkan dengan membuat POI di Mapedit. Semoga lab GISTutorial.NET tidak terlalu penuh antrian sehingga masalah Routeable basemap for Garmin bisa segera kita bahas.
gps garmin 12XL saya mengalami kendala setiap kali saya hubungkan dengan note book, kabel data sudah saya ganti dengan yang baru. apakah ada pengaruhnya dengan software yang saya gunakan. trims
Mansiz, sayang anda tidak menyebutkan software apa yang anda gunakan. Garmin 12XL biasanya kami koneksikan dengan OZiExplorer menggunakan koneksi COM.
[...] tiada henti. Dimulai ketika aku mengunjungi blog temanku, disitu kujumpai mini tutor tata cara pembuatan basemap untuk GPS Garmin. Betapa menyesalnya aku mengetahui betapa mudahnya membuat basemap sendiri ! [...]
makasih atas infonya….sangat berarti…bisa minta tutorial map infonya bang,,,thanks