Spatial Adjustment bisa digunakan untuk menggeoreferensikan data vektor, semisal dalam format shapefile. Selain itu, spatial adjustment juga memungkinkan untuk digunakan untuk mengkoreksi error (disorted) data yang berbeda dengan database yang kita percayai sebagai database yang benar. Tutorial berikut membahas bagaimana melakukan spatial adjustment terhadap data jalan di Kota Banjarbaru. More »

Mengubah proyeksi data raster di ArcGIS terkadang sedikit tricky. Pertama, sebelum melakukan konversi data raster kita harus mendefinisikan terlebih dahulu system proyeksi yang ada. Kedua, terkadang kita salah menggunakan fungsi konversi proyeksi untuk data vector, bukannya konversi proyeksi untuk data raster. Berikut adalah tahapan bagaimana mengubah proyeksi data raster dari SRTM. More »

Data SRTM (Shuttle Radar Topographic Mission), terkadang tidak langsung tampil menarik ketika ditampilkan pada ArcGIS. Tampilan SRTM terlihat abu-abu semua, tidak ada perbedaan antara satu tempat dengan yang lain seperti pada gambar di bawah ini. More »

Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) merupakan indikator kehijauan yang sering digunakan dalam menduga vegatasi, atau bahkan biomass, dari citra satelit dengan menggunakan kanal Infra Merah Dekat (NIR) dan band Merah (VIS) dengan formula sebagai berikut

Dalam hal ini NDVI = Normalized Difference Vegetation Index, NIR = Near Infra Red, VIS = Visible Red. Tutorial ini membahas bagaimana menggunakan Algorithm pada ER Mapper untuk menghitung NDVI. More »

Klasifikasi citra biasa dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak yang khusus dibuat untuk Image Processing seperti ER Mapper, Imagine, atau ENVI. Pada versi 10, ArcGIS menyediakan tool untuk klasifikasi citra dengan toolbar Image Classification. Tutorial berikut membahas bagaimana menggunakan Image Classification untuk klasifikasi citra satelit More »