Spatial Adjustment bisa digunakan untuk menggeoreferensikan data vektor, semisal dalam format shapefile. Selain itu, spatial adjustment juga memungkinkan untuk digunakan untuk mengkoreksi error (disorted) data yang berbeda dengan database yang kita percayai sebagai database yang benar. Tutorial berikut membahas bagaimana melakukan spatial adjustment terhadap data jalan di Kota Banjarbaru. More »

Mengubah proyeksi data raster di ArcGIS terkadang sedikit tricky. Pertama, sebelum melakukan konversi data raster kita harus mendefinisikan terlebih dahulu system proyeksi yang ada. Kedua, terkadang kita salah menggunakan fungsi konversi proyeksi untuk data vector, bukannya konversi proyeksi untuk data raster. Berikut adalah tahapan bagaimana mengubah proyeksi data raster dari SRTM. More »

Data SRTM (Shuttle Radar Topographic Mission), terkadang tidak langsung tampil menarik ketika ditampilkan pada ArcGIS. Tampilan SRTM terlihat abu-abu semua, tidak ada perbedaan antara satu tempat dengan yang lain seperti pada gambar di bawah ini. More »

Georeferensi peta scan adalah proses yang ditujukan untuk memberikan informasi spasial terhadap image yang diperoleh dari hasil scan. Tutorial menyajikan bagaimana melakukan georeferensi dengan contoh Peta Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Tengah Lembar Palangkaraya. More »

Banyak ‘kendala’ bagi pengguna ArcView bermigrasi ke ArcGIS karena belum terbiasanya kustomisasi banyak hal; salah satu di antaranya adalah mengedit ‘north arrow’ atau penunjuk arah utara. Di ArcView, kita bisa dengan mudah mengkonversi ‘north arrow’ menjadi graphic yang selanjutnya tinggal mengubah N, E, S atau T sesuai keinginan kita. Di ArcGIS, kita perlu mengobok-obok style/font. Berikut tahapan yang saya lakukan. More »